Mengapa perlu mengampuni?
Mengampuni membawa damai dihidup.
Mengampuni memberikan kesembuhan bagi diri sendiri.
Dengan mengampuni orang lain sebenarmya kita juga mengampuni diri kita sendiri dan dengan demikian kita membuka semakin banyak kesempatan didalam hidup kita untuk semakin bertumbuh menjadi kuat dan bijaksana.
Pengampunan membawa kesembuhan bagi diri kita, banyak penelitian dan pengalaman didalam hidup saya secara pribadi yang mengalami bahwa ketika saya mau mengampuni saya disembuhkan dari penyakit saya secara fisik mulai dari mag, usus dempet seperti yang terjadi pada mamanya teman saya, kangker, darah tinggi dan lain-lain.
Pengampunan membuat kita semakin menyerupai gambaran Bapa yang Murah hati.
Mengampuni demi kebaikan diri sendiri. Banyak orang tidak mau mengampuni dengan alasa mereka ingin menghukum atau balas dendam dengan orang yang telah menyakiti dirinya. Namun sebenarnya ketika seseorang menyimpan sebuah dendam dan kemarahan sesungguhnya yang paling rugi adalah dirinya sendiri dan bukan orang yang menyakiti dirinya. Mengapa? karena ketika seseorang marah sebenarnya ia lebih banyak menyakiti dirinya sendiri. hasil penelitian menunjukan bahwa ketika seseorang marah, tekanan darah dalam tubuhnya naik, hormon adrenalin dipompa kedalam tubuhnya sehingga otot tubuh menjadi tegang dan jantung pun semakin cepat berdetak. Kebayang donk bila hal tersebut terjadi secara terus menerus didalam tubuh maka selanjutnya tubuh akan mengalami berbagai penyakit. Sedangkan orang yang menyakitnya belum tentu akan mengalami apa-apa.
Pengampunan membebaskan diri kita sendiri dari belenggu kemarahan dan dendam yang pada akhirnya merusak diri kita sendiri
Mengampuni bukan berarti setuju dengan perlakuan dari orang yang menyakiti dirinya sendiri.
Mengampuni bukan berarti mau direndahkan atau menjadi keset kaki dari seseorang.
Mengampuni berarti tidak mengijinkan diri menjadi sebuah korban namun tetap memutuskan bahwa kamulah yang memengang kendali atas hidup kamu.
Masih banyak lagi manfaat positif mengapa kita perlu mengampuni. Oleh sebab itu marilah kita buka hati lapangkan dada dan mulai untuk memaafkan satu dengan yang lain untuk kebaikan kita sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar